31 C
Semarang
Rabu, 25 November 2020

Terdampak Korona, Anggaran Renovasi Pasar Pingit Berkurang

Menarik

Gunakan Anggaran Tepat dan Tepat

MAGELANG, Radarkedu.Id – Alokasi anggaran Polres Magelang Kota tahun 2021 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2020. Penurunan anggaran berada di angka 1,98...

Kasus Covid-19 Naik, Rumah Sakit Tambah Kuota Tempat Tidur

MUNGKID, Radarkedu.Id - Angka positif Covid-19 di Kabupaten Magelang mengalami kenaikan. Pihak rumah sakit rujukan pun mengambil langkah antisipasi. Salah...

Peduli Pengungsi Merapi, Persit Berikan Bantuan

MAGELANG, Radarkedu.Id – Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXV Kodim 0705/Magelang memberikan bantuan kepada warga lereng Merapi yang saat ini...

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Pasar Pingit bakal direnovasi tahun ini. Pasar yang terletak di Desa Pingit Kecamatan Pringsurat tersebut akan dibangun menggunakan APBN sebesar Rp 4 miliar.

Bupati Temanggung M Al Khadziq menyampaikan, anggaran untuk pembangunan Pasar Pingit sejatinya sekitar Rp 7 miliar. “Namun karena ada Covid-19 akhirnya dipotong menjadi Rp 4 miliar,” terangnya.

Anggaran pembangunan pasar pingit tersebut berasal dari Dana Alokasi Kusus (DAK). Maka Pemkab harus menyiapkan anggaran khusus untuk fasilitas para pedagang. “Keputusan soal DAK ini muncul setelah kita APBD sehingga belum ada dana fasilitasnya dari kita. Maka dari itu kita saat ini tengah mengajukan dana fasilitasi dan relokasi untuk para pedagang,” jelasnya.

Khadziq juga menyampaikan, untuk fasilitas pembangunan Pasar Pingit tersebut pihaknya tengah mengajukan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar. “Rencananya akan dibangun mulai bulan Juli dan menurut teknisnya di Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UMKM akan jadi dalam waktu enam bulan,” bebernya.

Sementara itu, Marwiah, 53, salah satu pedagang pasar Pingit mengaku sangat bersyukur atas rencana pemerintah yang akan membangun pasar yang bertahun-tahun belum pernah dibangun ulang itu. “Mudah-mudahan jadi lebih baik,” haranya.

Pedagang yang mengaku sudah sejak muda berjualan di pasar yang hanya buka waktu pasaran Wage dan Pahing itu mengatakan, kondisi pasar memang sangat memprihatinkan. “Setiap hujan pasti airnya lambah-lambah (menggenang, red) karena atapnya banyak yang bocor,” bebernya.

Maka dari itu ia sangat bersyukur jika pasar yang tidak jauh dari balai Desa Pingit tersebut dibangun lebih megah. (tbh/ton/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Gunakan Anggaran Tepat dan Tepat

MAGELANG, Radarkedu.Id – Alokasi anggaran Polres Magelang Kota tahun 2021 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2020. Penurunan anggaran berada di angka 1,98...

Kasus Covid-19 Naik, Rumah Sakit Tambah Kuota Tempat Tidur

MUNGKID, Radarkedu.Id - Angka positif Covid-19 di Kabupaten Magelang mengalami kenaikan. Pihak rumah sakit rujukan pun mengambil langkah antisipasi. Salah satunya Rumah Sakit Umum Daerah...

Peduli Pengungsi Merapi, Persit Berikan Bantuan

MAGELANG, Radarkedu.Id – Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXV Kodim 0705/Magelang memberikan bantuan kepada warga lereng Merapi yang saat ini sedang mengungsi. Pemberian bantuan diserahkan langsung...

Polwan Menyapa, Jaga Ibadah Salat Jumat

MAGELANG, Radarkedu.Id – Polres Magelang Kota menggelar patroli polwan menyapa. Kegiatan polwan menyapa sebagai upaya memberikan ketenangan dan keamanan bagi muslim saat melaksanakan ibadah salat Jumat. Kegiatan...

Rutinkan Patroli di Wilayah KRB III Merapi

MUNGKID, Radarkedu.Id -  Polsek Dukun dan Polres Magelang melaksanakan patroli ke daerah kawasan rawan bencana (KRB) III Gunung Merapi Sabtu (21/11/2020). Patroli untuk memberikan...

More Articles Like This

- Advertisement -