29 C
Semarang
Jumat, 22 Januari 2021

Pabrik Kayu Terbakar Dini Hari, Sore Baru Bisa Dipadamkan

Menarik

Komunikasi Senjata Utama TNI di Masa Pandemi Covid-19

MAGELANG, Radar Kedu – Kodim 0705/Magelang menggelar sharing komunikasi dan motivasi bersama DR. Aqua Dwipayana di Gedung Prajurit, Rabu (20/1/2021). Sharing...

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

Naik Level, UMKM Kerja Sama dengan PMA-PMDM

MUNGKID, Radarkedu.Id -  Penandatanganan kerja sama kemitraan penyertaan modal asing (PMA) dan penyertaan modal dalam negeri (PMDM) dengan usaha mikro...

RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Kebakaran pabrik kayu kembali terjadi di Temanggung. Kali ini si jago merah meluluh lantahkan pabrik kayu PT Albasia Kayu Albasia Kayu Prima Desa Nguwet Kecamatan Kranggan, Kamis (4/6/2020) dini hari.

Kabid Linmas dan Damkar Satpol PP Kabupaten Temanggung Gito Walngadi mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari. “Api berasal dari ruang tempat pengoven kayu yang kemudian merambat dan membakar seluruh isi ruangan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, api yang semakin membesar juga merambat ke sejumlah ruangan lain yang ada disekitarnya. “Kami segera menurunkan sejumlah petugas dan mobil pemadam kebakaran menuju TKP,” terangnya.

Pihaknya pun mengaku cukup membutuhkan tenaga ekstra untuk memadamkan api lantaran api merembet cukup cepat. “Sekitar pukul 16.00 api hingga bara apinya baru bisa dipadamkan. Sedangkan pendinginan akan dilakukan oleh yang bersangkutan sendiri,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP M Alfan Armin menyampaikan bahwa penyebab kebakaran itu sendiri masih belum diketahui. “Masih menunggu hasil olah TKP dan hasil Laboratorium Forensik,” bebernya.

Menurutnya kebakaran di pabrik yang berada di jalan Raya Kranggan – Pringsurat Km 3 tidak hanya kali ini saja terjadi. “Kebakaran serupa juga pernah terjadi pada tahun 2018 lalu,” terangnya.

Alfan juga menyampaikan jika kerugian ditaksir mencapai Rp 5 miliar lantaran yang terbakar tidak hanya ruangan saja, namun kayu yang menjadi bahan produksi juga ikut terbakar. “Namun beruntung tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan oleh kebakaran ini,” ucapnya. (tbh/bas)

`

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Komunikasi Senjata Utama TNI di Masa Pandemi Covid-19

MAGELANG, Radar Kedu – Kodim 0705/Magelang menggelar sharing komunikasi dan motivasi bersama DR. Aqua Dwipayana di Gedung Prajurit, Rabu (20/1/2021). Sharing...

More Articles Like This