25 C
Semarang
Rabu, 27 Januari 2021

Pertama Buka, Borobudur Dikunjungi 266 Wisatawan

Menarik

Santri Khatam 30 Juz Terima Beasiswa Baznas

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten  Temanggung Selasa  (26/ 1/2021) menyerahkan beasiswa tahfidz Alquran kepada 13...

Komunikasi Senjata Utama TNI di Masa Pandemi Covid-19

MAGELANG, Radar Kedu – Kodim 0705/Magelang menggelar sharing komunikasi dan motivasi bersama DR. Aqua Dwipayana di Gedung Prajurit, Rabu (20/1/2021). Sharing...

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Hari pertama dibuka untuk umum dalam ujicoba operasional Kamis (25/6/2020), suasana Candi Borobudur masih cukup lengang. Tercatat pengunjung didominasi wisatawan dari luar daerah dan lebih banyak rombongan keluarga. Mereka ada yang berasal dari Jakarta Jogjakarta serta Jawa Barat.

Pantauan Jawa Pos Radar Kedu, pengunjung yang datang diharuskan melalui pintu utama dan mengantre untuk diperiksa suhu tubuhnya petugas dari PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB). Jika suhu tubuhnya normal, suhu 37,5 derajat ke bawah akan diberi stiker hijau oleh petugas. Berbeda dengan pengunjung dengan suhu 37,5 sampai 37,8 akan diberi stiker warna kuning. Kemudian, wisatawan bersuhu tubuh di atas 37,8 akan diberi stiker warna merah dan petugas memberikan saran untuk kembali.

Pengunjung dengan stiker hijau kemudian akan diarahkan petugas untuk mencuci tangan di tempat yang disediakan. Namun sebelum itu, petugas saat memeriksa suhu akan memberitahukan bahwa kunjungan hanya sampai di bagian bawah candi saja, dan tidak bisa naik ke candi. Jika pengunjung tetap mau masuk, maka petugas mempersilakan pengunjung untuk melanjutkan tahap pemeriksaan selanjutnya. Tapi jika pengunjung enggan meneruskan tujuan masuk ke dalam, maka petugas mempersilakan pengunjung untuk kembali.

Pengunjung berstiker hijau akan melewati ruang sterilisasi dengan disinfektan yang aman untuk tubuh secara bergantian. Setelah itu, pengunjung diarahkan untuk menuju pintu loket untuk membeli tiket dengan jarak yang ditentukan. Pengunjung baru memasuki area main gate dan menuju kawasan dalam concrose Candi Borobudur. Di beberapa tempat, petugas selalu rutin mengingatkan pengunjung untuk berjalan bergantian dan berjarak.

Salah satu pengunjung dari Jakarta Selatan, Ali Taufik, 55, mengaku datang bersama keluarganya dan masuk jam 08.15 WIB. Iasenang karena Candi Borobudur sudah dibuka meski tidak bisa naik ke atas candi. “Saya rombongan dari Jakarta, lihat di google, katanya ini hari sudah dibuka. Makanya saya langsung kemari semalam dari Jakarta, jam 9 malam. Empat orang, anak sama istri. Bagus sih, tapi belum bisa naik ke atas, karena menjaga suasana dari covid-19,” katanya.

Pengunjung lainnya asal Jakarta, Anggi Putri, mengaku senang Candi Borobudur telah buka. Ia bersama keluarga bertamasya ke Candi Borobudur karena merasa bosan di rumah. “Candi Borobudur sudah dibuka, jadi kita bisa liburan gitu. Protokol kesehatan diterapkan bagus, jadi ini penting banget. Harapannya Candi Borobudur terus dibuka, karena pasti banyak orang yang ingin liburan,” paparnya sambil tersenyum.

General Manager PT TWCB I Putu Sedana mengaku untuk kunjungan hari pertama hingga pukul 16.00 WIB tercatat ada 266 pengunjung. Pihaknya menerapkan jeda istirahat dari jam 12.00-13.00 WIB dan membuka shift berikutnya. “Tadi ada sekitar 10 orang atau dua rombongan keluarga yang putar balik saat kami sampaikan tidak bisa naik ke Candi,” tukasnya. (had/ton/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Santri Khatam 30 Juz Terima Beasiswa Baznas

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten  Temanggung Selasa  (26/ 1/2021) menyerahkan beasiswa tahfidz Alquran kepada 13...

More Articles Like This