27 C
Semarang
Rabu, 27 Januari 2021

Sediakan 50 Wastafel, Pengunjung Dibatasi 800 Orang per Hari

Menarik

Santri Khatam 30 Juz Terima Beasiswa Baznas

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten  Temanggung Selasa  (26/ 1/2021) menyerahkan beasiswa tahfidz Alquran kepada 13...

Komunikasi Senjata Utama TNI di Masa Pandemi Covid-19

MAGELANG, Radar Kedu – Kodim 0705/Magelang menggelar sharing komunikasi dan motivasi bersama DR. Aqua Dwipayana di Gedung Prajurit, Rabu (20/1/2021). Sharing...

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Pemkot Magelang tengah menyiapkan fasilitas untuk mendukung prosedur kesehatan pencegahan Covid-19 di area wisata. Simulasi pembukaan tempat wisata di era new normal telah dilakukan di Taman Kyai Langgeng (TKL) Kota Magelang.

Protokol dimulai sejak wisatawan tiba di halaman parkir TKL. Wisatawan akan diingatkan untuk menjaga jarak. Kemudian saat memasuki gerbang utama TKL, wisatawan akan melewati pemeriksaan masker dan pengecekan suhu badan. Jika tidak bermasker, maka disarankan untuk membeli di koperasi TKL. Sedangkan suhu badan harus normal, tidak melebihi 37,5 derajat celcius.

Para pedagang dan petugas juga wajib memakai masker dan pelindung wajah atau face shield. Ia juga menyarankan kepada pegunjung untuk pembayaran tiket masuk wisata dilakukan secara nontunai. “Wisatawan wajib cuci tangan di fasilitas yang sudah disediakan di depan loket. Kami sediakan wastafel 50 unit plus sabunnya, yang kita sebar di seluruh area TKL,” katanya Direktur Taman Kyai Langgeng TKL) Edy Susanto di sela simulasi Rabu (24/6/2020).

Edy juga melakukan pembatasan pengunjung. Tiap harinya tidak boleh lebih dari 800 pengunjung. Begitupun dengan jam operasional pelayanan mulai pukul 08.00-14.00 WIB.

Sejauh persiapan ini, diakui belum 100 persen. Masih ada beberapa wastafel yang belum terpasang. Serta penambahan jumlah banner yang berisikan imbauan. Ia mentargetkan, tempat wisata keluarga ini akan buka pada Juli 2020 mendatang.

Sementara itu, Sekda Kota Magelang Joko Budiyono tidak ingin buru-buru membuka tempat wisata, jika persiapannya belum sempurna. Ia mengamati di TKL masih kurangnya petugas kesehatan. “Kekurangannya, salah satunya petugas kesehatan yang apabila ada pengunjung yang sewaktu-waktu pingsan atau sakit, langsung ada tenaga kesehatan khusus yang mengenakan alat pelindung diri (APD) yang menolong pengujung itu. Termasuk pintu depan, penataan diloket perlu dibenahi,” sebutnya. (put/ton/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Santri Khatam 30 Juz Terima Beasiswa Baznas

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten  Temanggung Selasa  (26/ 1/2021) menyerahkan beasiswa tahfidz Alquran kepada 13...

More Articles Like This