- Advertisment -

Koperasi Tidak Bangkrut Karena Pandemi

WONOSOBO, Radarkedu.Id – Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil Menengah UMKM Kabupaten Wonosobo Agus Suryatin menegaskan banyaknya koperasi yang tidak aktif bukan karena pandemi Covid 19. Namun karena tidak melaporkan data dalam rapat anggota tahunan (RAT).

“Karena banyak koperasi yang menanyakan pemberitaan tersebut. Sebab di dalamnya ada kata-kata koperasi bangkrut. Akibatnya banyak anggota penyimpan di koperasi merasa gelisah jika tidak segera ada klarifikasi,” jelas Agus Suryatin Senin (13/7/2020).

Pihaknya menjelaskan persoalan koperasi tidak aktif bukan sebagai dampak Covid-19. Namun kemampuan pengurus yang tidak melaksanakan RAT selama tiga kali secara berturut-turut. “Bahkan sampai saat ini Dinas Perdagangan Koperasi UKM terus berupaya mengaktifkan kembali koperasi yang tidak aktif tersebut,” terangnya.

Dia menegaskan selama ada pandemi tidak ada koperasi yang bangkrut. Semua koperasi aktif tetap eksis melayani anggota. Yang ada adalah koperasi yang terkendala karena sulitnya penagihan pengembalian pinjaman.

“Karena beberapa desa dan kelurahan selama pandemi diportal. Sehingga petugas penagih tidak dapat memasuki areal tersebut. Namun sekarang jauh lebih baik dan penagihan pinjaman berjalan kembali,” jelasnya.

Agus menjelaskan posisi koperasi yang tidak aktif ini mulai akan dilakukan pemantauan kembali. Dengan melaksanakan pendataan secara komprehensif dan melaksanakan pelatihan penyusunan laporan pertanggungjawaban RAT. Sehingga data terkait ratusan koperasi yang tidak aktif tersebut bisa segera diselesaikan.

Sebelumnya diberitakan adanya pandemi Covid-19 ikut menggerus perputaran sejumlah koperasi. Dari 393 koperasi di Kabupaten Wonosobo, sedikitnya 137 koperasi dinyatakan tidak aktif. Namun Dinas Perdagangan, Perindustrian Koperasi dan UMKM tak bisa memastikan secara langsung terkait tidak aktifnya koperasi tersebut.

Hasil laporan Dinas Perdagangan, menunjukkan adanya penurunan signifikan selama pandemi berlangsung. Hasil ini bisa dilihat dari laporan yang diterima pada triwulan ke dua tahun 2020. Untuk koperasi yang ada di Kabupaten Wonosobo sendiri mencapai 393 unit. Dari jumlah itu, koperasi yang sampai saat ini masih aktif di angka 256 unit. Sementara untuk 137 lainya dinyatakan tidak aktif. (git/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Albar Minta Restu Kiai NU

WONOSOBO, Radarkedu.Id - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Wonosobo silaturrahmi dengan jajaran PCNU di kantor kawasan...

Cegah Korona Giatkan Jalan Sehat

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Komunitas Among Rogo Among Roso (ARAR) Kabupaten Temanggung menggiatkan olah raga jalan sehat Kamis (15/10/2020). Harapannya...

500 Rumah Warga Miskin Diplester

TEMANGGUNG, RadarKedu.Id – Sebanyak 500 rumah warga miskin mendapatkan bantuan plesterisasi Rabu (14/10/2020). Bantuan berasal dari Badan Amal Zakat...

FKPPI Karya Bakti Dukung TMMD

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Untuk mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Jlegong, Kecamatan Bejen Minggu (11/10/2020),  Keluarga...
- Advertisement -

Kholiq Idris : UU Cipta Kerja Marginalkan Kaum Buruh dan Pekerja

WONOSOBO, Radarkedu.id – Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) terus mendapatkan penolakan dari berbagai pihak. Bahkan para wakil rakyat pun...

KJB Buka Lapak Sayur dan Sembako Gratis

MUNGKID, Radarkedu.Id - Komunitas Jumat Berkah (KJB) membuka lapak sayur dan sembako gratis di Desa Menoreh, Kecamatan Salaman dan...

Must read

Albar Minta Restu Kiai NU

WONOSOBO, Radarkedu.Id - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa...

Cegah Korona Giatkan Jalan Sehat

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Komunitas Among Rogo Among Roso (ARAR)...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you