25 C
Semarang
Rabu, 27 Januari 2021

Optimalkan Pendapatan Desa, Kuatkan Peran BUMDes

Menarik

Santri Khatam 30 Juz Terima Beasiswa Baznas

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten  Temanggung Selasa  (26/ 1/2021) menyerahkan beasiswa tahfidz Alquran kepada 13...

Komunikasi Senjata Utama TNI di Masa Pandemi Covid-19

MAGELANG, Radar Kedu – Kodim 0705/Magelang menggelar sharing komunikasi dan motivasi bersama DR. Aqua Dwipayana di Gedung Prajurit, Rabu (20/1/2021). Sharing...

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

MUNGKID, Radarkedu.Id – Desa mempunyai banyak aset pendapatan yang belum tergali secara optimal meski tekah memiliki dana desa. Pasalnya, peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) belum optimal dan minim SDM yang menguasai iptek.

Hal ini disampaikan ketua Divisi Pengabdian Masyarakat LP3M Universitas Muhammdiyah Magelang Retno Rusdijati Kamis (16/7/2020) saat memberi bimbingan teknis dan pengelolaan BUMDes di Desa Tempursari, Kecamatan Candimulyo. Desa Tempursari sendiri, kata Retno, sudah ada BUMDes yang mengelola wisata Lembah Sebangkong.

Menurutnya wisata alam seperti Lembah Sebangkong itu termasuk ke dalam wisata musiman, berbeda dengan wisata edukasi yang jangka waktunya lebih panjang. Hal tersebut kata Retno, mendorong terobosan baru bagi BUMDes
untuk menaungi sektor usaha baru yang sudah tersedia di Desa Tegalsari, seperti produksi gula jawa dan usaha ternak.

“Maka kita coba mengembangkan kembali potensi yang ada di sini selain wisata. Sektor usaha yang sebelumnya hanya dikelola masyarakat secara pribadi, ketika diguyub secara bersama di bawah BUMDes maka dapat meningkatkan kebermanfaatan bersama sekaligus dapat dijadikan sebagai wisata edukasi. Bintek ini semoga rutin dilaksanakan hingga tiga tahun ke depan,” katanya.

Salah satu pemateri lainnya asal Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STTP) Magelang sekaligus peraih dana BUMDes Rp 100 juta, Rayndra Syahdan Mahmudin dalam kesempatan tersebut memberikan paparan sektor usaha yang dikelolanya. Seperti usaha tanaman hidroponik, ternak, dan pengelolaan sampah plastik yang didaur ulang kembali hingga menghasilkan keuntungan di atas penjualan barang bekas.

“Tujuan adanya BUMDes itu yang sesungguhnya sebagai pemanfaatan potensi sumber daya alam maupun masyarakat yang ada,” tandasnya.
Ketua BUMDes Tempursari, Prastio Nugroho, menjelaskan BUMDes tersebut sudah berdiri sejak tahun 2017, dan hanya mengelola tiga sektor usaha mulai dari usaha simpan pinjam, usaha air bersih untuk warga, dan wisata Lembah Sebangkong.

“Karena masih minimnya produktifitas masyarakat, bimbingan semacam ini perlu dilakukan untuk memberdayakan masyarakat di Desa Tempursari,” tutupnya. (mg2/had/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Santri Khatam 30 Juz Terima Beasiswa Baznas

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten  Temanggung Selasa  (26/ 1/2021) menyerahkan beasiswa tahfidz Alquran kepada 13...

More Articles Like This