- Advertisment -

Optimalkan Pendapatan Desa, Kuatkan Peran BUMDes

MUNGKID, Radarkedu.Id – Desa mempunyai banyak aset pendapatan yang belum tergali secara optimal meski tekah memiliki dana desa. Pasalnya, peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) belum optimal dan minim SDM yang menguasai iptek.

Hal ini disampaikan ketua Divisi Pengabdian Masyarakat LP3M Universitas Muhammdiyah Magelang Retno Rusdijati Kamis (16/7/2020) saat memberi bimbingan teknis dan pengelolaan BUMDes di Desa Tempursari, Kecamatan Candimulyo. Desa Tempursari sendiri, kata Retno, sudah ada BUMDes yang mengelola wisata Lembah Sebangkong.

Menurutnya wisata alam seperti Lembah Sebangkong itu termasuk ke dalam wisata musiman, berbeda dengan wisata edukasi yang jangka waktunya lebih panjang. Hal tersebut kata Retno, mendorong terobosan baru bagi BUMDes
untuk menaungi sektor usaha baru yang sudah tersedia di Desa Tegalsari, seperti produksi gula jawa dan usaha ternak.

“Maka kita coba mengembangkan kembali potensi yang ada di sini selain wisata. Sektor usaha yang sebelumnya hanya dikelola masyarakat secara pribadi, ketika diguyub secara bersama di bawah BUMDes maka dapat meningkatkan kebermanfaatan bersama sekaligus dapat dijadikan sebagai wisata edukasi. Bintek ini semoga rutin dilaksanakan hingga tiga tahun ke depan,” katanya.

Salah satu pemateri lainnya asal Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STTP) Magelang sekaligus peraih dana BUMDes Rp 100 juta, Rayndra Syahdan Mahmudin dalam kesempatan tersebut memberikan paparan sektor usaha yang dikelolanya. Seperti usaha tanaman hidroponik, ternak, dan pengelolaan sampah plastik yang didaur ulang kembali hingga menghasilkan keuntungan di atas penjualan barang bekas.

“Tujuan adanya BUMDes itu yang sesungguhnya sebagai pemanfaatan potensi sumber daya alam maupun masyarakat yang ada,” tandasnya.
Ketua BUMDes Tempursari, Prastio Nugroho, menjelaskan BUMDes tersebut sudah berdiri sejak tahun 2017, dan hanya mengelola tiga sektor usaha mulai dari usaha simpan pinjam, usaha air bersih untuk warga, dan wisata Lembah Sebangkong.

“Karena masih minimnya produktifitas masyarakat, bimbingan semacam ini perlu dilakukan untuk memberdayakan masyarakat di Desa Tempursari,” tutupnya. (mg2/had/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Albar Minta Restu Kiai NU

WONOSOBO, Radarkedu.Id - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Wonosobo silaturrahmi dengan jajaran PCNU di kantor kawasan...

Cegah Korona Giatkan Jalan Sehat

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Komunitas Among Rogo Among Roso (ARAR) Kabupaten Temanggung menggiatkan olah raga jalan sehat Kamis (15/10/2020). Harapannya...

500 Rumah Warga Miskin Diplester

TEMANGGUNG, RadarKedu.Id – Sebanyak 500 rumah warga miskin mendapatkan bantuan plesterisasi Rabu (14/10/2020). Bantuan berasal dari Badan Amal Zakat...

FKPPI Karya Bakti Dukung TMMD

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Untuk mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Jlegong, Kecamatan Bejen Minggu (11/10/2020),  Keluarga...
- Advertisement -

Kholiq Idris : UU Cipta Kerja Marginalkan Kaum Buruh dan Pekerja

WONOSOBO, Radarkedu.id – Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) terus mendapatkan penolakan dari berbagai pihak. Bahkan para wakil rakyat pun...

KJB Buka Lapak Sayur dan Sembako Gratis

MUNGKID, Radarkedu.Id - Komunitas Jumat Berkah (KJB) membuka lapak sayur dan sembako gratis di Desa Menoreh, Kecamatan Salaman dan...

Must read

Albar Minta Restu Kiai NU

WONOSOBO, Radarkedu.Id - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa...

Cegah Korona Giatkan Jalan Sehat

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Komunitas Among Rogo Among Roso (ARAR)...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you