29 C
Semarang
Jumat, 22 Januari 2021

Kabupaten Magelang Terima 100 Ribu Bibit Kopi

Menarik

Komunikasi Senjata Utama TNI di Masa Pandemi Covid-19

MAGELANG, Radar Kedu – Kodim 0705/Magelang menggelar sharing komunikasi dan motivasi bersama DR. Aqua Dwipayana di Gedung Prajurit, Rabu (20/1/2021). Sharing...

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

Naik Level, UMKM Kerja Sama dengan PMA-PMDM

MUNGKID, Radarkedu.Id -  Penandatanganan kerja sama kemitraan penyertaan modal asing (PMA) dan penyertaan modal dalam negeri (PMDM) dengan usaha mikro...

MUNGKID, Radar Kedu – Untuk mendukung kopi sebagai salah satu komoditi pertanian, Kabupaten Magelang menerima 100 ribu bibit kopi arabika dari pemerintah pusat. Penyerahan bantuan bibit secara simbolis Kamis (6/8/2020) oleh anggota DPR RI Komisi IV Vita Ervina kepada kelompok tani di kawasan Kecamatan Grabag.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Romza Ernawan, Kamis (6/8/2020), mengatakan, Pemerintah Kabupaten Magelang saat ini tengah melakukan ekstentifikasi dan intensifikasi untuk komoditas kopi. Terlebih pada permintaan pasar domestik dan ekspor, khususnya untuk komunitas kopi robusta dan arabika yang sangat diminati oleh berbagai kalangan milenial.

“Kami bermimpi, untuk kawasan di bawah lereng Merapi, Sumbing, Telomoyo, Merbabu, Andong dan Menoreh menjadi kawasan kopi arabika,” katanya.

Romza mengaku sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat karena telah menggelontorkan bantuan bibit kopi kepada para petani di Kabupaten Magelang. Bantuan ini, kata Romza, memudahkan petani untuk bersemangat menanam kopi.

“Alhamdulillah Kabupaten Magelang mendapat 100 ribu bibit kopi jenis arabika. Bantuan ini kami serahkan kepada 20 kelompok tani yang ada di wilayah Kabupaten Magelang. Jadi setiap kelompok tani menerima 5 ribu bibit. Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

Salah satu Ketua Kelompok Tani Gemah Ripah Dusun Mejing, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Grabag, Nurodin mengaku pihaknya sangat antusias dalam menyambut bantuan yang disediakan pemerintah bagi ketersediaan bibit kopi arabika.

“Saya sangat berterima kasih tentunya dengan bantuan yang telah disediakan oleh pemerintah tentunya sangat membantu sekali bagi kami para petani kopi,” paparnya.

Nurodin mengungkapkan, Dusun Mejing merupakan salah satu sentra perkebunan kopi yang tersedia di Kabupaten Magelang. Dengan ketinggian sekitar 800-1000 mdpl sebagian warga yang berada di Mejing merupakan petani kopi.

“Sebelumnya budidaya tanaman kopi sudah ada secara turun temurun hanya saja penanamannya belum benar. Lalu diberikan penyuluhan terkait penanaman yang baik dan benar bagaimana penanaman serta perawatan oleh pemerintah.. Penanaman kopi terlebih robusta itu mulai eksis ketika tahun 2013,” ujarnya.

Nurodin mengaku, beriringan dengan bantuan pemerintah, yang semula Dusun Mejing hanya menanam kopi robusta kini merambah ke penanaman kopi arabika. Kemudian untuk penanaman sendiri biasanya dilakukan di lereng-lereng gunung. Karena dapat menangkal longsor maupun erosi. Waktu penanaman juga sekitar bulan November dan Desember lalu untuk panen raya sekitar bulan Agustus dan September.

“Harapan ke depannya Banjarsari bisa menjadi desa wisata. Terlebih yang menyediakan wisata edukasi seputar kopi dan tentunya dapat menambah ketersediaan income warga sekita di sini,” tukasnya (mg1/mg2/had/lis)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Komunikasi Senjata Utama TNI di Masa Pandemi Covid-19

MAGELANG, Radar Kedu – Kodim 0705/Magelang menggelar sharing komunikasi dan motivasi bersama DR. Aqua Dwipayana di Gedung Prajurit, Rabu (20/1/2021). Sharing...

More Articles Like This