27 C
Semarang
Rabu, 27 Januari 2021

Wisata Air Belum Diizinkan Buka

Menarik

Santri Khatam 30 Juz Terima Beasiswa Baznas

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten  Temanggung Selasa  (26/ 1/2021) menyerahkan beasiswa tahfidz Alquran kepada 13...

Komunikasi Senjata Utama TNI di Masa Pandemi Covid-19

MAGELANG, Radar Kedu – Kodim 0705/Magelang menggelar sharing komunikasi dan motivasi bersama DR. Aqua Dwipayana di Gedung Prajurit, Rabu (20/1/2021). Sharing...

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

MUNGKID, Radarkedu.Id – Di masa new normal, destinasi wisata sudah mulai dibuka dengan protokol kesehatan. Hanya objek wisata air yang belum diizinkan buka. Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang Nur Supindahwati  mengatakan, di Kabupaten Magelang terdapat 210 destinasi. Saat ini sebanyak 35 daya tarik wisata di Kabupaten Magelang sudah dibuka.

Untuk dapat dibuka kembali, harus memenuhi syarat dan mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas. Pengelola harus sesuai SOP, melakukan simulasi dan dilaksanakan evaluasi, kemudian diuji coba dan hasil rekomendasi bisa keluar.

“Yang masih belum mendapat rekomendasi adalah objek wisata air. Khususnya kolam renang. Untuk destinasi wisata air terjun, seperti Kedung Kayang, sudah dibuka, tetapi pengunjung tidak boleh berenang di tempat tersebut. Hanya boleh menikmati keindahan alamnya saja,” papar Nur.

Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Disporapar Provinsi Jawa Tengah, Purwanto. Belum dibukanya wisata air ini sesuai Instruksi Gubernur Jateng Nomor 2 Tahun 2020. “Kami masih melakukan kajian melalui Dinas Kesehatan. Wisata air adalah kolam renang,” paparnya Selasa (25/8/2020) di Balkondes Bumiharjo, Borobudur Kabupaten Magelang.

Purwanto menerangkan, untuk lingkup Jawa Tengah sudah buka kembali objek wisata nonair, sebanyak 200 tempat dari 500 tempat wisata se-Jawa Tengah.

“Sekitar 54 persen objek wisata di Jawa Tengah sudah buka. Sesuai standar operasional prosedur (SOP) ‘Njagani Plesiran’ yang merupakan program Provinsi Jawa Tengah, mewajibkan objek wisata harus taat SOP protokol kesehatan.

Di antaranya untuk bisa buka harus melakukan simulasi protokol kesehatan minimal dua kali. Selain itu kunjungan wisatawan juga dibatasi 50 persen,” papar Purwanto, yang juga menambahkan, apabila ada pelanggaran pengelola objek wisata akan mendapat teguran. (*/lis)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Santri Khatam 30 Juz Terima Beasiswa Baznas

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten  Temanggung Selasa  (26/ 1/2021) menyerahkan beasiswa tahfidz Alquran kepada 13...

More Articles Like This