25 C
Semarang
Rabu, 20 Januari 2021

Germas Mantab Tolak Gerakan Pemecah Belah Bangsa

Menarik

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

Naik Level, UMKM Kerja Sama dengan PMA-PMDM

MUNGKID, Radarkedu.Id -  Penandatanganan kerja sama kemitraan penyertaan modal asing (PMA) dan penyertaan modal dalam negeri (PMDM) dengan usaha mikro...

Korsleting Listrik, Satu Rumah Terbakar

MUNGKID, Radarkedu.Id- Rumah milik Jayin warga Dusun Batikan, Pabelan, Kabupaten Magelang ludes terbakar akibat korsleting listrik, Minggu (17/1). Semua perabotan rumah...

MUNGKID, Radarkedu.Id – Puluhan warga yang menyebut diri aliansi Germas Mantab (Gerakan Masyarakat Magelang Anti Pecah Belah) unjuk rasa di tugu Soekarno – Hatta, Kota Mungkid (9/9/2020). Mereka menolak munculnya gerakan-gerakan yang dianggap akan memecah belah bangsa.

Sudibyo salah seorang koordinator aksi menyampaikan aksi tersebut berawal dari kegelisahan warga karena melihat akan adanya gerakan yang justru memecah belah bangsa. “Belakangan ini di tengah musibah pandemi Covid-19, muncul gerakan-gerakan yang mencoba ingin memecah belah bangsa kita,” ujarnya.

Maka, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu bergandengan tangan, bahu membahu membantu pemerintah mengatasi pandemi Covid-19. “Kami menolak ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi atau kelompok serta kepentingan politik. Dan menolak siapapun yang mengakibatkan kegaduhan di Kabupaten Magelang sehingga membuat hidup tidak nyaman,” paparnya.

Mereka berharap akan hidup penuh dengan kerukunan agar rakyat bisa bekerja, hidup tenang dan damai. Mereka mengaku siap berkorban apapun untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Jangan mengganggu objek wisata Candi Borobudur sebagai destinasi wisata Indonesia dan dunia sebagai tempat kami mencari nafkah,” ujarnya.

Dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kelestarian Candi Borobudur sebagai kebanggaan warga Magelang khususnya dan Indonesia sebagai warisan dunia untuk anak cucu. (tbh/lis)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

More Articles Like This