- Advertisment -

Hadapi Teknologi 4.0, Generasi Milenial Dibekali Skill TIK

WONOSOBO, Radarkeud.Id – Puluhan anak muda Wonosobo mendapatkan pelatihan dan skill dalam penguasaan teknologi. Mereka yang berangkat dari lulusan informatika ini bakal diajarkan cara bersaing dalam dunia digital.

“Jadi pelatihan kali ini diberikan untuk 60 peserta yang telah lulus dari SMK atau diploma. Spesifikasinya memang di TIK,” terang Zulkarnaen, kepala BPSDM Kemenkominfo RI Perwakilan Daerah Istimewa Jogjakarta.

Pihaknya menjelaskan pelatihan ini untuk menegaskan kehadiran negara dalam upaya menekan angka pengangguran. Selain itu juga untuk meng-upgrade, atau meningkatkan kapasitas dan kompetensi generasi muda khususnya di bidang TIK (teknologi informatika dan komunikasi).

“Ada 3 program dalam pelatihan ini, yang kita bagi dalam 3 peminatan peserta, yaitu program Junior Officer, Junior Web Developer dan Junior Web Administrator,” terangnya.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo mewanti-wanti generasi milenial Wonosobo untuk secara serius meningkatkan penguasaan teknologi informatika dan komunikasi (TIK). Hal ini demi memenangkan persaingan sengit global di era industri teknologi 4.0.

“Ancaman yang nyata kini sudah di depan mata. Terbatasnya profesi dan lapangan pekerjaan sebab digantikan dengan sistem digital dan robot yang dianggap lebih efisien,” ungkap sekda di depan 60 peserta pelatihan dan sertifikasi bidang TIK Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI),  yang digelar Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo RI, di Ballroom Kresna Hotel (21/9/2020).

Ancaman lainnya yang mungkin dihadapi generasi muda milenial disebut Andang juga berupa kehidupan yang serba tidak pasti. Mengingat adanya perubahan teknologi yang begitu cepat. Sehingga banyak perusahaan yang terpaksa tutup alias gulung tikar.  “Jika para pemuda hari ini tidak kreatif dan inovatif maka yang terjadi pada akhirnya hanya akan memunculkan banyak pengangguran,” katanya.

Menurutnya, saat ini kita bisa melihat adanya persaingan bisnis semakin dipermudah teknologi digital. Dengan cakupan yang lebih luas hingga menggerus tatanan yang selama ini terbangun secara konvensional.

 

“Maka dengan adanya pelatihan ini saya minta benar-benar bisa dimaksimalkan. Sehingga generasi di Wonosobo ini mampu menjawab tantangan di zamannya,” terangnya. (git/lis)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Albar Minta Restu Kiai NU

WONOSOBO, Radarkedu.Id - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Wonosobo silaturrahmi dengan jajaran PCNU di kantor kawasan...

Cegah Korona Giatkan Jalan Sehat

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Komunitas Among Rogo Among Roso (ARAR) Kabupaten Temanggung menggiatkan olah raga jalan sehat Kamis (15/10/2020). Harapannya...

500 Rumah Warga Miskin Diplester

TEMANGGUNG, RadarKedu.Id – Sebanyak 500 rumah warga miskin mendapatkan bantuan plesterisasi Rabu (14/10/2020). Bantuan berasal dari Badan Amal Zakat...

FKPPI Karya Bakti Dukung TMMD

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Untuk mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Jlegong, Kecamatan Bejen Minggu (11/10/2020),  Keluarga...
- Advertisement -

Kholiq Idris : UU Cipta Kerja Marginalkan Kaum Buruh dan Pekerja

WONOSOBO, Radarkedu.id – Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) terus mendapatkan penolakan dari berbagai pihak. Bahkan para wakil rakyat pun...

KJB Buka Lapak Sayur dan Sembako Gratis

MUNGKID, Radarkedu.Id - Komunitas Jumat Berkah (KJB) membuka lapak sayur dan sembako gratis di Desa Menoreh, Kecamatan Salaman dan...

Must read

Albar Minta Restu Kiai NU

WONOSOBO, Radarkedu.Id - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa...

Cegah Korona Giatkan Jalan Sehat

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id - Komunitas Among Rogo Among Roso (ARAR)...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you