27 C
Semarang
Minggu, 7 Maret 2021

Albar Minta Restu Kiai NU

Menarik

Hilangkan Jejak, Buang Sabu-Sabu di Apotek

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id- Saeful Mahmud, 38 warga Desa Trasan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang kembali mendekam di sel tahanan. Sopir truk...

Mendadak, Anggota Polres Magelang Kota Dites Urine

MAGELANG, Radarkedu.Id– Sebanyak 60 anggota Polres Magelang Kota menjalani tes urine. Itu dilakukan sebagai antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan aparat...

Korban Hanyut Belum Ditemukan, Tim Hentikan Pencarian

WONOSOBO, RadarKedu.Id - Penambang pasir yang hanyut di Sungai Galuh, Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar belum ditemukan hingga Selasa (23/2/2021)....

WONOSOBO, Radarkedu.Id – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Wonosobo silaturrahmi dengan jajaran PCNU di kantor kawasan Ketinggring, Kalianget.

Ketua DPC PKB Muhammad Albar menyampaikan permohonan doa dan restu pada kasepuhan NU untuk maju sebagai calon wakil bupati berpasangan dengan Afif Nurhidayat sebagai calon Bupati Wonosobo.

“Proses politik pencalonan pilkada penuh dengan dinamika. Saya mohon maaf jika dalam perjalanan tersebut banyak kekurangan, kesalahan dan kekhilafan. Mohon dukungan, arahan dan bimbingan dari kasepuhan NU di Wonosobo,” pintanya.

Menurutnya, NU dan PKB sudah dianggap seperti ibu dan anak. Sehingga tak elok jika tidak meminta restu saat maju dalam pilkada mendatang. Albar mengaku siap menjadi jembatan politik NU dengan pemerintah. Arahan dan bimbingan kasepuhan NU sangat berarti bagi kesuksesan memimpin daerah ini ke depan.

Dari jajaran DPC PKB hadir Ketua Dewan Syuro KH Nur Hidayatullah, Sekretaris M Faqih. Sedang jajaran PCNU hadir Rois Syuriah KH Abdul Halim Al Hafidz, KH Muhammad Adib, Ketua Tanfidziah Dr KH Ngarifin Shidiq Al Hafidz MPd I, Sekretaris PCNU Nur Cholis A IBR, Wakil Ketua PCNU Musodik, Hasan Asyari dan Ketua PC GP Ansor Santoso.

Sementara itu, Rois Syuriah PCNU KH Abdul Halim Al Hafidz mengungkapkan proses pilkada kali ini mengibaratkan tega warase ora tega larane. Tega larane ora tega patine. Keputusan akhir dari proses politik pilkada dinilai apa yang dikendaki Allah SWT pasti akan lebih baik.

Terkait dukungannya ke calon, pihaknya menyebut secara lembaga NU tetap berada di garis yang netral. Namun tak melarang jika ada individu dari kalangan NU sendiri yang ikut mendukung calon tersebut. “Kita bukan organisasi politik. Maka harus netral. Adapun individu yang ikut mendukung, ya silakan saja,” katanya.

Namun, sebagai organisasi besar di Wonosobo ini pihaknya memberi pesan kepada masyarakat untuk tidak golput. Meski hanya ada calon tunggal menurutnya, setiap warga berhak memilih. “Agama tidak menganjurkan untuk tidak memilih pemimpin,” terangnya.

Selama silaturrahmi itu berlangsung cair dan diwarnai joke-joke lucu khas kiai NU. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan sangat terasa antara jajaran PCNU yang punya sejarah membidani lahirnya PKB itu. (git/lis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Hilangkan Jejak, Buang Sabu-Sabu di Apotek

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id- Saeful Mahmud, 38 warga Desa Trasan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang kembali mendekam di sel tahanan. Sopir truk...

More Articles Like This