25 C
Semarang
Rabu, 20 Januari 2021

Keluar dari Ponpes, Pemuda Paremono Gantung Diri

Menarik

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

Naik Level, UMKM Kerja Sama dengan PMA-PMDM

MUNGKID, Radarkedu.Id -  Penandatanganan kerja sama kemitraan penyertaan modal asing (PMA) dan penyertaan modal dalam negeri (PMDM) dengan usaha mikro...

Korsleting Listrik, Satu Rumah Terbakar

MUNGKID, Radarkedu.Id- Rumah milik Jayin warga Dusun Batikan, Pabelan, Kabupaten Magelang ludes terbakar akibat korsleting listrik, Minggu (17/1). Semua perabotan rumah...

MUNGKID, Radarkedu.Id – Oki Setiawan Satya Husada, 24, warga Dusun Japun,  Paremono, Mungkid, Magelang ditemukan tewas gantung diri di kediamannya Sabtu (21/11/2020). Mayat korban ditemukan dalam kondisi tergantung sarung yang diikat pada kayu penyangga tiang rumah.

Nurwahyati, ibu kandung korban menjelaskan, awalnya curiga karena dari ruang tamu ia melihat tali yang menjulur di kamar anaknya sementara pintu kamar terkunci rapat. “Setelah pintu dibuka paksa saya sangat kaget karena melihat anak saya sudah tidak bergerak dalam kondisi tergantung tak bernyawa,” akunya.

Ia seketika berteriak dan meminta pertolongan dari warga, sehingga pihak kepolisian segera datang ke lokasi kejadian. Nurwahyati juga menceritakan, semenjak keluar dari pondok pesantren anaknya sering menyendiri dan jarang ke luar rumah.

“Sejak keluar dari pondok pesantren satu tahun lalu, dia pulang ke rumah karena katanya ingin mencari suasana yang sepi” tuturnya.

Mendapat laporan adanya gantung diri, pihak Polsek Mungkid pun segera datang ke lokasi kejadian. Kapolsek Mungkid AKP Muhammad Ahdi menuturkan, setelah dilakukan pemeriksaan bersama oleh dokter Puskesmas Mungkid dan tim Inafis Satreskrim Polres Magelang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Muhammad Ahdi juga menerangkan, dalam pemeriksaan mayat korban dilakukan dengan standar protokol kesehatan mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19. Di samping itu, ia juga mengatakan masih mendalami motif korban melakukan gantung diri. (cr2/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

More Articles Like This