25 C
Semarang
Rabu, 20 Januari 2021

Hari AIDS, Dinkes Siapkan Puskesmas Pemeriksa HIV

Menarik

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

Naik Level, UMKM Kerja Sama dengan PMA-PMDM

MUNGKID, Radarkedu.Id -  Penandatanganan kerja sama kemitraan penyertaan modal asing (PMA) dan penyertaan modal dalam negeri (PMDM) dengan usaha mikro...

Korsleting Listrik, Satu Rumah Terbakar

MUNGKID, Radarkedu.Id- Rumah milik Jayin warga Dusun Batikan, Pabelan, Kabupaten Magelang ludes terbakar akibat korsleting listrik, Minggu (17/1). Semua perabotan rumah...

MUNGKID, Radarkedu.Id – Kasus HIV/AIDS masih menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Magelang. Mengingat masih adanya temuan kasus baru HIV/AIDS  pada 2020.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang Retno Indriastuti mengatakan, terkait penemuan kasus baru HIV AIDS, Dinkes Kabupaten Magelang selama  ini berperan dalam pemeriksaan HIV terhadap orang-orang yang berisiko terinfeksi HIV.

Mulai dari pasien TBC, ibu hamil, pasien IMS, LSL, waria, wanita pekerja seks, hingga pasangan risiko tinggi. Selain itu, Dinkes juga mempersiapkan fasilitas kesehatan.

“Sebanyak 29 puskesmas yang ada di Kabupaten Magelang seluruhnya  sudah dapat melakukan deteksi dini HIV. Sebanyak 12 puskesmas di antaranya dan 1 RSUD juga  dapat melakukan pemeriksaan HIV. Untuk tahun 2021, sudah dianggarkan untuk menyiapkan 17 puskesmas lainnya agar dapat melakukan pemeriksaan HIV,” kata Retno Senin (30/11/2020).

Sepanjang 2020, hingga bulan September tercatat ada 33 kasus baru HIV di Kabupaten Magelang.  Kasus baru HIV tahun 2020 cenderung sama jika dibanding dua tahun sebelumnya yaitu, sebanyak 31 pada 2019 dan 33 pada 2018. Penemuan kasus baru ini juga masih lebih rendah dibanding target penemuan kasus, yaitu sebanyak 2.136 orang.

Dikatakan Retno, orang dengan HIV AIDS (ODHA) di Kabupaten Magelang didominasi laki-laki dan dalam rentang usia produktif. Kelompok usia terbanyak bergeser pada kelompok usia 25-49 tahun di tahun 2020. Sementara itu, kasus kematian terhitung sebanyak 20 orang dari 232 ODHA di Kabupaten Magelang yang pernah diobati sejak 2013 hingga September 2020.

“Faktor risiko tertinggi sebagai penyebab tertular HIV di Kabupaten Magelang adalah lelaki seks lelaki (LSL) untuk tahun 2019. Tahun ini bergeser pada orang yang datang ke layanan dengan keluhan infeksi menular seksual (IMS),” ujar Retno. (cr3/lis)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

More Articles Like This