14.4 C
Semarang
Jumat, 22 Januari 2021

Penjualan Gipsum Turun 50 Persen

Menarik

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

Naik Level, UMKM Kerja Sama dengan PMA-PMDM

MUNGKID, Radarkedu.Id -  Penandatanganan kerja sama kemitraan penyertaan modal asing (PMA) dan penyertaan modal dalam negeri (PMDM) dengan usaha mikro...

Korsleting Listrik, Satu Rumah Terbakar

MUNGKID, Radarkedu.Id- Rumah milik Jayin warga Dusun Batikan, Pabelan, Kabupaten Magelang ludes terbakar akibat korsleting listrik, Minggu (17/1). Semua perabotan rumah...

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id – Pemasaran gipsum untuk langit-langit rumah  mengalami penurunan terdampak pandemi Covid-19. Salah seorang perajin gipsum Solikhin, 44, warga Dusun Ngancar Desa Purwosari, Kecamatan Kranggan Kamis (3/12) menuturkan semenjak terjadinya wabah virus korona, pemasaran gipsum turun hingga 50 persen.

Sehingga pendapatan yang diperoleh banyak berkurang. Gipsum yang diproduksi di antaranya list panjang 2 meter dijual dengan harga Rp 15.000-Rp 20.000/potong. Aksesoris aneka motif berkisar antara Rp 20.000 – Rp 50.000/potong.

Gipsum dibuat dari bahan dasar kesting semacam kapur putih dicampur air kemudian dicetak dan dikeringkan hingga siap dipasarkan. Home industri gipsum dilakukan Solichin sebagai usaha sampingan selain bekerja sebagai kuli bangunan untuk menambah penghasilan keluarga di tengah pandemi Covid-19. (*/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Belasan Perangkat Desa Dibekali Wawasan Kebangsaan

MAGELANG, Radarkedu.Id –Sebanyak 16 perangkat desa yang lolos seleksi dari 10 desa menerima pembekalan wawasan kebangsaan dari Danramil 22/Tempuran Kodim...

More Articles Like This