25.3 C
Semarang
Sabtu, 27 Februari 2021

Merapi Luncurkan 36 Kali Awan Panas

Menarik

Hilangkan Jejak, Buang Sabu-Sabu di Apotek

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id- Saeful Mahmud, 38 warga Desa Trasan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang kembali mendekam di sel tahanan. Sopir truk...

Mendadak, Anggota Polres Magelang Kota Dites Urine

MAGELANG, Radarkedu.Id– Sebanyak 60 anggota Polres Magelang Kota menjalani tes urine. Itu dilakukan sebagai antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan aparat...

Korban Hanyut Belum Ditemukan, Tim Hentikan Pencarian

WONOSOBO, RadarKedu.Id - Penambang pasir yang hanyut di Sungai Galuh, Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar belum ditemukan hingga Selasa (23/2/2021)....

MUNGKID, Radarkedu.Id – Aktivitas Gunung Merapi terus meningkat, meskipun saat ini masih status siaga (level III). Rabu (27/1/2021), sejak pukul 00.00-14.00. Gunung Merapi telah meluncurkan 36 kali awan panas guguran dengan jarak luncur antara 500-3000 meter ke arah barat daya atau hulu Kali Krasak dan Boyong.

“Sejak tanggal 4 Januari 2021, Gunung Merapi memasuki fase erupsi yang bersifat efusif disertai dengan guguran lava dan awan panas. Hari ini (kemarin, Red) awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo antara 15-60 milimeter dan durasi 83-197 detik”, ungkap Kepala BPPTKG Hanik Humaida.

Akibat dari awan panas guguran tersebut, sejumlah lokasi dilanda hujan abu dengan intensitas tipis hingga tebal. Seperti di Kecamatan Tamansari dan Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Sementara untuk wilayah Kabupaten Magelang yang berada di daerah barat daya yakni Kecamatan Srumbung belum turun abu. Karena luncuran mengarah ke Kali Krasak dan tertiup angin ke arah timur.

Kendati begitu, ia mengimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar Kali Putih. Hanik menyatakan, jarak luncur awan panas masih dalam radius bahaya yang direkomendasikan oleh BPPTKG yakni sejauh 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bahaya lahar, mengingat saat ini masih dalam musim penghujan.

“Potensi bahaya erupsi Gunung Merapi saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya. Yakni meliputi Kali Boyong, Kali Bedog, Kali Krasak, Kali Bebeng, dan Kali Putih dengan jarak maksimal 5 kilometer dari puncak,” katanya.

Sambung Hanik, erupsi eksplosif Gunung Merapi masih berpeluang terjadi dengan lontaran material vulkanik diperkirakan menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.  (cr2/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Hilangkan Jejak, Buang Sabu-Sabu di Apotek

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id- Saeful Mahmud, 38 warga Desa Trasan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang kembali mendekam di sel tahanan. Sopir truk...

More Articles Like This