25.4 C
Semarang
Kamis, 4 Maret 2021

Hilangkan Jejak, Buang Sabu-Sabu di Apotek

Menarik

Hilangkan Jejak, Buang Sabu-Sabu di Apotek

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id- Saeful Mahmud, 38 warga Desa Trasan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang kembali mendekam di sel tahanan. Sopir truk...

Mendadak, Anggota Polres Magelang Kota Dites Urine

MAGELANG, Radarkedu.Id– Sebanyak 60 anggota Polres Magelang Kota menjalani tes urine. Itu dilakukan sebagai antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan aparat...

Korban Hanyut Belum Ditemukan, Tim Hentikan Pencarian

WONOSOBO, RadarKedu.Id - Penambang pasir yang hanyut di Sungai Galuh, Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar belum ditemukan hingga Selasa (23/2/2021)....

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id– Saeful Mahmud, 38 warga Desa Trasan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang kembali mendekam di sel tahanan. Sopir truk itu dibekuk Satnarkoba Polres Temanggung lantaran terbukti memiliki sabu-sabu. “Tersangka merupakan residivis kasus penipuan,” ujar Kasatres Narkoba Polres Temanggung AKP Bambang Sulistio.

Tersangka memiliki sabu 0,51 gram. Barang haram tersebut dibungkus dengan plastik klip. Barang bukti itu sempat dibuang di sekitaran apotek untuk menghilangkan jejak. Namun petugas mengetahuinya. Saat itu juga barang bukti diambil oleh tersangka. “Barang bukti dibuka langsung di hadapan petugas dan memang betul itu narkoba jenis sabu,” terangnya.

Terungkapnya kasus peredaran narkotika ini bermula dari informasi warga. Di sekitar jalan Raya Kedu-Parakan sering digunakan sebagai tempat transaksi narkotika. Kemudian petugas melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi. Setelah dipastikan akan ada transaksi tersebut, petugas menangkap tersangka. “Informasi masyarakat bagi kami sangat penting,” bebernya.

Dari hasil penyidikan, Saeful diduga membeli, menyimpan, memiliki, dan memakai sabu meski baru pertama kalinya. Tersangka dijerat primer pasal 141 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 subsider pasal 127 ayat 1 huruf A Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman pidana penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun, dan pidana denda minimal Rp 800 ribu maksimal Rp 8 miliar,” terangnya.

Saeful mengaku 0,51 gram sabu-sabu yang ia miliki didapatkan dari Cun yang saat ini masih dalam pengejaran. Sabu-sabu ini dibeli dengan harga Rp 550 ribu. “Cara jual belinya online. Saya dikasih petunjuk untuk mengambil barang itu setelah saya membayar lewat transfer,” ucapnya.

Ia mengaku, baru pertama kali jual beli sabu-sabu. Dan hanya akan dipakai sendiri. “Baru pertama kali namun sudah langsung ketahuan,” akunya. (tbh/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Hilangkan Jejak, Buang Sabu-Sabu di Apotek

TEMANGGUNG, Radarkedu.Id- Saeful Mahmud, 38 warga Desa Trasan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang kembali mendekam di sel tahanan. Sopir truk...

More Articles Like This